Budaya Baca

Pendidikan, tidak terlepas dari aktivitas yang namanya MEMBACA. Tepat sekali kalimat yang menyatakan ”Reading is the Heart of Education” (Farr, 1994). Secara umum, sekolah-sekolah di Indonesia tidak memiliki program untuk menumbuh-kembangkan minat dan budaya membaca para murid. Hal ini tidak terlepas dari tidak tersedianya perpustakaan yang memadai, minimnya pengetahuan para guru mengenai cara menerapkan program membaca, minimnya koleksi buku, baik dari sisi jumlah maupun keragaman bacaan. Sangat ironis, dari 300.000 SD di Indonesia, hanya 5% yang mempunyai perpustakaan, dan akibatnya siswa kita TIDAK MEMBACA.

Melihat hal tersebut maka SMP YZA 2 Bogor mencoba mengimplementasikan Budaya Membaca dalam kegiatan internal dan eksternal disekolah.




Membaca buku, koran, majalah atau dari media yang lain, akan melatih otak kita untuk memusatkan pikiran. Otak kita diajak untuk memperhatikan kata demi kata yang ada pada teks tersebut. Karena kalau kita kehilangan bebeapa kata saja, bisa jadi kita tidak akan bisa menangkap keseluruhan maksud dari kalimat yang ada. Kalimat-kalimat yang menarik akan merangsang saraf otak kita untuk bekerja dan mengamati hal menarik tersebut. Ada penelitian yang membuktikan bahwa membaca buku bisa mencegah kita dari penyakit pikun. Mungkin karena kita selalu diajak berpikir ketika kita membaca, sehingga otak kita bisa tetap aktif.

Dr. Aidh bin Abdullah al-Qarni, dalam bukunya, “La Tahzan” mengungkapkan tentang banyaknya manfaat membaca, yaitu di antaranya sebagai berikut :

  • Membaca menghilangkan kecemasan dan kegundahan.
  • Ketika sibuk membaca, seseorang terhalang masuk ke dalam kebodohan.
  • Kebiasaan membaca membuat orang terlalu sibuk untuk bisa berhubungan dengan orang-orang malas dan tidak mau bekerja.
  • Dengan sering membaca, orang bisa mengembangkan keluwesan dan kefasihan dalam bertutur kata.
  • Membaca membantu mengembangkan pemikiran dan menjernihkan cara berpikir.
  • Membaca meningkatkan pengetahuan seseorang dan meningkatkan memori dan pemahaman.
  • Dengan membaca, orang mengambil manfaat dari pengalaman orang lain: kearifan orang bijaksana dan pemahaman para sarjana.
  • Dengan sering membaca, orang mengembangkan kemampuannya; baik untuk mendapat dan memproses ilmu pengetahuan maupun untuk mempelajari berbagai disiplin ilmu dan aplikasinya dalam hidup.
  • Membaca membantu seseorang untuk menyegarkan pemikirannya dari keruwetan dan menyelamatkan waktunya agar tidak sia-sia.
  • Dengan sering membaca, orang bisa menguasai banyak kata dan mempelajari berbagai tipe dan model kalimat; lebih lanjut lagi ia bisa meningkatkan kemampuannya untuk menyerap konsep dan untuk memahami apa yang tertulis “diantara baris demi baris” (memahami apa yang tersirat)

COCA COLA IN YZA

Kamis, 1 Desember 2011

Tim dari Coca Cola Company datang ke SMP YZA 2 dalam rangka penyerahaan program Pengembangan Dunia pendidikan di Indonesia.
Pada kesempatan tersebut beberapa anak mendapatkan souvenir berupa kaos coca cola serta headset handphone.